Jumat, 07 Agustus 2015

Tuhan aku belum siap


 Aku sudah berkata berkali kali kepada tuhan bahwa aku memang "Belum siap" untuk ini , tapi tuhan selalu meneruskan alur ceritanya, barangkali memang ini jalan yang baik , tapi lambat laun aku semakin tidak baik , sudah berani untuk jatuh cinta , sudah berani sombong kadang merasa pantas , sudah melupakan bahwa bukan siapa siapa, padahal lihat diriku yang pilu ? Siapa aku ? Masih manusia sejuta kekurangan , masih belum benar , masih banyak salah , masih belum baik.

      Aku sudah sering mengadu kepada tuhan , aku memang belum siap dan aku masih belum sempurna untuk memperbaiki diri , aku masih buruk dalam segala hal , tapi hari itu semakin di percepat untuk datang , mungkin tuhan memang punya rencana baik , tapi ketakutan ku semakin membesar , aku takut mengecewakan , aku takut kegagalan , aku takut  semuanya yang menyakitkan.

      Tuhan sudah sering mendengar keluhku , setiap pagi, siang , malam, tapi cerita ini tak pernah habis .
Bukan, bukan aku ingin berhenti kepada ini juga tuhan tahu bahwa aku sudah tidak bisa melepaskannya lagi.
Hanya aku masih butuh waktu untuk menyempurnakan tentang ini nanti , aku ingin sempurna meski tahu tak bisa sempurna, aku ingin baik meski tahu selalu ada yang tidak baik , aku ingin tidak buruk meski tahu pasti buruk terjadi .

    Tuhan aku belum siap
Jika nanti aku akan menyakitinya , aku akan melukainya , aku akan membuatnya terus dalam kemarahan dan kekesalan , dan aku akan terus mengecewakannya dari apa yang ada dalam diriku , jika nanti aku tak mampu membuatnya selalu senang , aku tak bisa memberi apa yang di inginkan , aku selalu tak berhasil menjadi yang sempurna di matanya

    Dan tuhan aku tetap belum siap ...
Bertanggung jawab mengarungi bahteranya , menepati janji kebahagiaan di atas cinta , meneladani satu persatu darah dagingnya , menghidupkan seluruh isi setiap hatinya , menjaga perasaan perasaannya, memelihara harta hartanya.

    Meski berulang ulang aku mengatakan "tuhan aku belum siap" tapi tuhan sudah terlebih dahulu menciptakan cerita ini , alur yang sudah di buat menjadi pilihan hidupku, nama yang sudah tercatat di lahu mafudz untukku , semuanya sudah di takdirkan oleh-Nya .

Aku selalu yakin tuhan yang maha baik tidak pernah salah menciptakan cerita, kita yang salah selalu ingin merubahnya dengan mengeluh ini itu demi kebahagiaan kita, padahal tuhan yang tahu bahwa cerita yang baik untuk kita tidak mesti cerita bahagia tapi selalu di akhiri pasti bahagia . dan aku hanya berharap dari kalimat "tuhan aku belum siap" aku selalu di bimbing-Nya menjadi pribadi yang solehah , di tunjukkan-Nya kepada sifat yang baik baik , di rubahnya segala keburukanku , di berikan kelancaran untuk memperbaiki diri , di berikan kemampuan untuk melewati ini , di berikan kemudahan untuk menyempurnakan tentang ini nanti , dan di berikan kesiapan yang matang lahir dan batinku , amiiiin :) .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar